Cahaya Itu
By : Andreas Pandiangan
cahaya itu….
Dia datang dan mencoba menyinari
Setiap sudut ruang yang kelam
Ruang yang kelam setelah dirusak
Dirusak oleh dia sang angin
Yang terasa indah disaat pertama
Berakhir dengan lara
Perlahan ruang itu mulai terang
Dengan cahaya yang menembus ruang itu
Sisa sang angin yang kelam
Kini dia telah sirna dengan cahaya itu
Kana dia telah membuka semua hal tertutup
Mengisi kehampaan seraya bernyanyi
Cahaya itu, yah cahaya itu
Dia menghangatkan raga ini. Raga yang lemah
Dan tersadar kini bahwa cahaya itu akan pergi
Pergi menuju ruang yang telah ia pilih
Cahaya itu….
Kamulah cahaya itu….

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Jika ada komentar dipersilahkan, namun harap menggunakan kata-kata yang sopan