PART
II
Memasuki tahap keseriusan
diperkuliahan yakni semester lima. Semester ini harus lebih giat bukan game
lagi namun belajar, bawa buku dengan semua isinya yang menjadi peralatan tempur
membantai semua dosen, mulai lagi nih game nya. Hehe, gak ah Cuma intermaizo
ajanya. Saat memasuki semester enam ada yang namanya suatu kepengurusan baru
dibidang pemerintahan Fakultas Pertanian yakni Badan Esekutif Mahasiswa. Disini
saya terpanggil untuk bergabung menjadi pemerintah di bidang minat dan bakat,
dan saya berada di kursi ketua departemen seni, wow agak ngeri gitu yah di
bidang seni.
Perasaaan pertama kali bergabung,
belum ada taste untuk serius. Karena juga kurang pengalaman dalam menjalankan
sutau roda pemerintahan, yang biasanya sangat sibuk akan semua tugas2 dari
kepengurusan. Hari pertama rapat, dengan semangat mengikuti rapat umum BEM, ini
adalah saat yang sangat membosankan didalam hidup ku. Dengan terpaksa aku
mengikuti rapat yang membahas entah apa2semua dibahas. Pusing lapan kelilling
rapat yang tak menyenangkan. Hingga akhirnya didapat hasil bahwa departemen
saya harus membentuk paduan suara dan juga seni tari.
Mantap….menjalankan semua perintah
yang diberikan. Akhirnya saya bersama staff yang cakep2 membuat garis kordinasi
untuk merekrut para pasukan(mula igame lagi, hehe biar jangan bosan aja bacanya).
Berhari-hari dan berminggu2 akhirnya terbentuklah paduan suara yang diberi nama
Agri Choir dan Seni Tari yang diberi nama Agrita. Suatu grup yang sangat
membangun di FAPERTA, karena selama ini belum pernah ada yang namanya Paduan
Suara dan juga Seni Tari.Hal baru dan juga merupakan tanggung jawab yang besar,
karena tidak mudah untuk membangun sebuah hal yang baru.
Berdasarkan dari pengalaman akhirnya
dapat mengumpulkan para pasukan paduan suara
yang secara langsung saya handle, dengan latihan pertama. Dari latihan
pertama saya sudah mendapatkan sesuatu yang amazing akan lahir dari ini(rada2
penerawang J). Latihan berlangsung dengan baik
dan tenang. Lambat laung suara sudah menyatu dan sudah mantap untuk menampilkan
kehebatan.
Show pertama pada penutupan Dekan
Cup III, dengan modal yang baik untuk tampil akhirnya saya memasukkan Agri
Choir untuk membuka acara penutupan Dekan Cup III. Memang hanya menyanyikan
satu lagu saja, namun rasanya sudah sangat berat dikarenakan ini merupakan
inovasi baru di Faperta. Dengan memberi motivasi pada pasukan, akhirnya tibalah
penampilan dari tim paduan suara. Saat
pertama maju, saya mengamati dari belakang sembari merekam penampilan pasukan
saya. Semangat penuh semangat mereka bernyanyi, hati saya sangat bangga karna
telah melahirkan suatu tim yang belum pernah ada dan hasilnya sangat
mengagumkan.
Hmmm, itu adalah penampilan pertama
dari Agri Choir namun Agrita belum tampil. Beberapa waktu kemudian ada undangan
dari seminar nasional untuk mengisi acara yakni pada pembukaan. Dengan cepat
saya mengatur jadwal latihan dari tim tari dan tim padus, walau waktu yang
sangatlah mepet akhirnya tim sudah mapan. Ini adalah hal terbaru lagi mengisi
acara di seminar nasional bersama Faperta Unri. Waktu acara sudah tiba dan
sangat disayangkan para pasukan dari padus masih ada yang belum hadir, dengan
terpaksa posisi dari anggota yang tidak hadir digantikan oleh saya dan juga
staff saya.
Show time, dengan sedikit ragu karna
belum ada latihan hanya mendengar saja saat latihan saya memasuki ruangan dan
naik ke panggung. Di ruang seminar semuanya berisikan orang2 yang bernama besar
(you know lah) diantaranya dosen2 saya
sendiri, keraguan semakin tinggi namun dengan prinsip yang kuat tak ada semua2
itu(HEHE) saya memantapkan untuk bernyanyi, dan wow sangat awesome penampilan
yang diakhiri dengan tepuk tangan yang meriah, sangat membanggakan. Selanjutnya
dari pasukan saya yang satu lagi yakni tim tari dengan tari persembahan, wow
ini sangat2 perfect kedua tim yang saya pegang mendapat aplaus yang sangat
menakjubkan.
Tak terasa perut pun sudah
keroncongan mendengarkan segala ocehan2 seminar nasional. Lama betul lah makan
ini bah, tak pengertian kali pun. Sambil jalan2 turun kelantai bawah hotel,
saya mendapati restaurant yang memang sudah di boking oleh seminar. Langsung
saja saya masuk dan melihat begitu banyaknya hidangan tersaji, wew dengan rakus
saya memasukkan semua makanan ke piring. Ada ayam, rending, ikan, tahu ada2
aja, hahaha makan sepuas2nya. Saat sedang menikmati makanan, baru saya sadari
bahwa hanya saya sendiri yang sedang makan direstaurant ini. Selera makan
berkurang, dengan melirik2 kiri dan kanan kok pada sunyi gini yah. Tanpa
menikmati makanan, semua makanan asal masuk saja. Setelah habis langsung menuju
ruang rapat, belum sampai keruang rapat tiba2 semua orang udah turun mau makan
ke restaurant. Waduh pikir saya, tersentak saat mendengar panggilan dari staff
tari yang cantik J. Ayo pak andre ikut sama saya
makan dibawah, ntar kita suap2an. Mampus pikir ku, tak tau dia kalau perut dah
buncit gini. Saya pun dengan segan menolak ikut kemeja yang sama namun hanya mengambil soft drink. Saat
menikmati minuman saya, staaf bertanya bapak kenapa gak makan, dengan terbatah2
saya menjawab bosan makan di hotel. Hahaaha, ketawa dari staff saya karna
mendengar perkataan yang baru terucap.