Rabu, 15 Oktober 2014

Detak Detik Terik

By : Andreas Pandiangan

dikala mentari mulai bersinar
hati ku berirama seperti biola
beriring saat lengkapnya sang senar
semua nada yang terdengarbergelora

dikala terik mulai mentari tinggi
menyengat tubuh dan terasa panas
perlahan nada itu mulai tinggi
menyatakan dunia yang semakin keras

seketika mentari telah redup
sinar di depan mulai hilang
seakaan semua harap telah tertutup
tak ada keberhasilan yang gemilang

mentari hilang di balik bulan
tak ku sangka masih ada cela
kini biola semakin menawan
menandakan aku masih ada

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jika ada komentar dipersilahkan, namun harap menggunakan kata-kata yang sopan